KAJIAN ARTIKEL JURNAL BUKU DAN PENELITIAN YANG RELEVAN DENGAN PENDIDIKAN/PEMBELAJARAN SASTRA
Berikut ini beberapa penelitian dan artikel yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran sastra. Harapannya adalah setelah membaca beberapa penelitian atau artikel, mahasiswa program S2 Pendidikan Bahasa Indonesia mampu menelaah dan memahami hakikat serta isi penelitian pembelajaran sastra.
1. Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Sastra
Oleh Maman Suryaman
Abstrak. One of the important aspects in appropriate literature learning is character education. Based on the results of several studies, some conclusions can be drawn. First, essentially literature is a medium of mental and intellectual enlightenment, the most important aspect in character education. Second, there are a variety of literary works that need appreciating as they are important in the character development. Third, literature learning relevant to the character development is one that enables learners todevelop their awareness of reading and writing as important prerequisites for the character development. Fourth, literary books relevant to the character development are those with beautiful language capable of making the readers moved, containing high humanistic values, and encouraging the readers to treat other people and creatures well.
2. PENGARUH METODE ROLE PLAYING TERHADAP PEMBELAJARAN DRAMA
Oleh N Anggita, HRE Rasyid, A Aswad (https://jurnal.umsrappang.ac.id/cakrawala/article/view/189)
Abstrak. Pembelajaran Drama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode role playing terhadap pembelajaran drama pada siswa kelas XI MIPA. 3 SMA Negeri 6 Sidrap 2018/2019. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok kontrol (78, 12> 73, 75). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif yang menyatakan “Ada pengaruh metode role playing terhadap pembelajaran drama siswa kelas XI MIPA. 3 SMA Negeri 6 Sidrap”, diterima. Oleh karena itu, hipotesis nihil yang berbunyi “Tidak ada pengaruh metode role playing terhadap pembelajaran drama siswa kelas XI MIPA. 3 SMA Negeri 6 Sidrap”, ditolak.
3. Pendidikan Karakter Melalui Kearifan Lokal
Oleh Rustam Efendy Rasyid ( http://hdl.handle.net/11617/9608)
Pendidikan karakter bukan hal baru dalam tradisi pendidikan di Indonesia.
Beberapa pendidik
Indonesia modern yang kita kenal seperti Soekarno telah mencoba
menerapkan semangat
pendidikan karakter sebagai pembentuk kepribadian dan identitas bangsa
yang bertujuan
menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkarakter. Persoalan
pendidikan karakter di
Indonesia sejauh ini menyangkut pendidikan moral yang dalam aplikasinya
terlalu membentuk
satu arah pembelajaran khusus sehingga melupakan mata pelajaran
lainnya.Integrasi pendidikan
karakter dalam pembelajaran terlalu membentuk satu sudut kurikulum yang
diringkas kedalam
formula menu siap saji tanpa melihat hasil dari proses yang dijalani.
Pembentukan karakter
individu belum dapat dikatakan tercapai karena dalam prosesnya
pendidikan di Indonesia
terlalu mengedepankan penilian pencapaian individu dengan tolok ukur
tertentu terutama
logika-matematik sebagai ukuran utama yang menempatkan seseorang sebagai
warga kelas
satu. Dalam prosesnya pendidikan karakter yang berorientasi pada moral
dikesampingkan dan
akibatnya banyak kegagalan nyata pada dimensi pembentukan karakter
individu. Salah satu
bentuk pendidikan karakter yang patut diaplikasikan adalah dengan
penanaman nilai-nilai
kearifan lokal. Di Indonesia, kearifan lokal begitu beragam dimiliki
oleh setiap daerah. Agar
eksistensi budaya tetap kukuh dan karakter anak bangsa tetap terjaga,
maka kepada generasi
penerus dan pelurus perjuangan bangsa perlu ditanamkan rasa cinta akan
kebudayaan lokal. Salah satu cara yang dapat ditempuhadalah dengan cara
mengintegrasikan dan mengaplikasikan
secara optimal nilai-nilai kearifan budaya lokal dalam proses
pembelajaran, ekstra kurikuler,
atau kegiatan kesiswaan di sekolah melalui porgam Pendidikan Karakter
Berbasis Kearifan
Budaya Lokal.
4. PEMBELAJARAN SASTRA MELALUI BAHASA DAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER KEBANGSAAN DI ERA MEA (MASAYARAKAT EKONOMI ASEAN)

Rahmatiah A.
BalasHapusFitriani M
BalasHapusA.Susmiranti
BalasHapusKartina Ishak
BalasHapusAris
BalasHapusAndi Nurlelah
BalasHapusINANI
BalasHapusJumiati
BalasHapusNama : Yusri
BalasHapusKelas : X MIPA 2
NO ABSEN 34
Nama : Nur Sri Wulandari
BalasHapusKelas : X MIPA 1
No urut absen : 22